Archive for January, 2011
Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 9)
0Para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam persepsi para Imam-imam sekte Syi’ah .
Mungkin anda bertanya-tanya karena penasaran, dari manakah asal usul keyakinan agama Syi’ah tentang para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang demikian itu? Mungkinkah idiologi mereka itu benar-benar diajarkan oleh kedua belas imam mereka ?
Agar anda dapat mengetahui sejauh mana keselarasan idiologi agama Syi’ah dengan keimanan kedua belas Imam mereka, maka saya mengajak anda untuk merenungkan beberapa hal berikut:
Pasukan Amerika Banyak yang Terbunuh, Luka, Bunuh Diri dan Stress
0Al-Qur’an adalah Wahyu Verbal, Tekstual, dan Eksplisit
0Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 16)
Sebagai penutup Ulil mengingatkan: “
Harap jangan lupa: wahyu verbal dalam al-Qur`an hanyalah separuh wahyu yang harus dilengkapi dengan wahyu non-verbal. Dengan cara itulah kita bisa menghindari sikap bibliolaristik.”
(alinea 13)
Sebelumnya Ulil juga mengatakan: “ bahwa wahyu tekstual adalah “separoh” saja dari wahyu al-Qur`an yang sesungguhnya (yang lain adalah “wahyu implisit” (dalam bentuk konteks sosial),… (alinea 10)
Video Hujatan kepada Aisyah Radhiallahu ‘Anha oleh Orang Syiah
0Alhamdulillah kami telah mengirim video ini pada tanggal 2 januari 2011 ke para umara’, insyaallah
UMMUL MUKMININ AISYAH AS-SHIDDIQAH
BINTI AS-SHIDDIQ RADHIALLAHU ‘ANHA
-
Aisyah Radhiallahu ‘Anha adalah ibu kaum mukminin, siapa yang menghina atau mengkafirkannya maka ia bukan orang mukmin. Allah berfirman:
النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ
“Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka.” (QS. Al-Ahzab.6)
-
Bahkan Aisyah Radhiallahu ‘Anha adalah istri Nabi yang paling beliau cintai, sampai Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda kepada Fatimah putri Nabi sendiri:
« أَىْ بُنَيَّةُ أَلَسْتِ تُحِبِّينَ مَا أُحِبُّ ». فَقَالَتْ بَلَى. قَالَ « فَأَحِبِّى هَذِهِ ». يُرِيدُ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا.
Wahai putriku, bukankah kamu mencintaiku? Dia menjawab: ya tentu. Nabi bersabda: maka cintailah wanita ini (maksudnya Aisyah Radhiallahu ‘Anha) (HR. Muslim (2442), Bukhari (2581) (more…)
Komentar