Archive for December, 2010
Orang Iran Kencing di Masjid Nabawi!
2Menurut saksi mata, orang iran itu sengaja kencing di masjid Nabawi dengan maksud mengencingi Umar al-Faruq Radhiallahu ‘Anhu penghancur singgasana Majusi Persia.
Akhirnya Ia ditangkap dan dicambuk 50 x karena telah mengotori Masjid Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dengan perbuatannya yang nista (yang mungkin berhak dihukum lebih dari itu) wallahu a’lam.
Silakan saksikan!
http://www.youtube.com/watch?v=N9tndo4z1v4
Bagaimana Komentar Anda?
Abu Bakar dan Fatimah Geger Soal Warisan?
0Ibnu Qomari al-Sanuwi
Kita sering mendengar dari orang-orang syiah atau dari buku-buku syiah bahwa Abu Bakar menzalimi Fatimah karena menghalanginya dari warisan tanah Fadak (yang skarang disebut al-Haith).
Pemilu Global untuk Memilih Manusia Terbaik dalam Sejarah
2Finalis diantara 10 tokoh termasuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
Muhammad
Nomor 8
Suara satu kali per mesin
Keadilan untuk Orang Syiah
2Abu Hamzah
IMAM MALIK
Al Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar Al Marwazi, katanya : Saya mendengar Abu Abdilloh berkata, bahwa Imam Malik berkata :
الذى يشتم اصحاب النبى صلى الله عليه وسلم ليس لهم اسم او قال نصيب فى الاسلام.
“Orang yang mencela sahabat-sahabat Nabi, maka ia tidak memiliki nama Islam, atau tidak memiliki bagian dalam Islam”.
(
Al Khallal / As Sunnah, 2-557
)
Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 7)
0Al Qur’an Al Karim Dalam Persepsi Syi’ah.
Al Qur’anul Karim adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk membebaskan mereka dari kesengsaraan hidup menuju kepada kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan.
(إِنَّ هَـذَا الْقُرْآنَ يِهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا ( الإسراء 9)
“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” Al Isra’ 9.
Syeikh Abdurrahmab As Sa’dy rahimahullah berkata:: “Pada ayat ini, Allah Ta’ala mengabarkan tentang kemuliaan dan keagungan Al Qur’an. Sebagaimana mengabarkan bahwa Al Qur’an memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. Maksudnya lebih adil, dan lebih mulia, baik dalam hal idiologi, amalan atau akhlaq. Sehingga, barang siapa yang menjadikan Al Qur’an sebagai petunjuk, maka ia adalah orang yang paling sempurna, paling lurus dan paling benar dalam segala urusannya .” ( 1 )
Komentar