Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (13)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (5)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (7)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (1)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (6)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (9)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (10)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (4)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (8)
- Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (12)
This entry was posted by Abu Hamzah on 26 April 2010 at 06:24, and is filed under Artikel , Bantahan , Bantahan Syubhat Liberal , Buku , Mewaspadai Gerakan Konstektualisasi Al-Qur'an . Follow any responses to this post through RSS 2.0 .You can leave a response or trackback from your own site.
-
-
#1 written by Wijhatul Haq 3 years ago
Ulillllll kampungan “cak Ulil serang melontarkan kampungan terhadap pihak yang persebrangan, padahal itu mengakui dirinya sendiri lihat doktrin Filsafat yang mudah termakan/terpukau rata2 anak kampungan (lemah akidahnya) meskipun udah pernah nyantri…. “lihat duniafikir” islam humanis
alhamdulillah semakin banyak yang faham kroposnya batang tubuh islib.
-
#2 written by Wijhatul Haq 3 years ago
Ulil kalo menafsirkan Al-Qur’an lebih condong dari segi konteks agar lebih leluasa untuk mencari makna yang sesuai dengan hawa nafsunya, khususnya ayat muhkamat (jelas) contohnya surat2 Al ikhlas, sedangkan surat matashabihat justru Ulil tidak sungkan-sungkan lagi memasakannya sesai dengan kehendak dirinya emengnya emangnya Qur’an ini mau dimisiumkan sesuatu yang tidak bisa diganggu gugat kata Ulil dia jaga berkata “Imanku sudah tidak bisa terwadahi ole NU” terlihatlah Ulil tu betul2 kampungan sedang termakan doktrin Filsafat….
sejarah memang berulang, dan pergolakan antara ahlul haq dan ahli bathil merupakan sunnatulah selama dunia ini ada. maka berbahagialah orang yang istiqomah mengikut Rasulllah saw dan binasalah oleh yang mengganti Rasulullah dengan tokoh kafir, atau tokoh fasik, atau akalnya sendiri. syukran katsiran wajazakallah khairan..
-
#3 written by Abu Adyan Al Rakhmat 3 years ago
Sahabatku,
terpercaya dalam undang undang dasar (ana malu pada Alloh kalau pakai qo’idah) anjing dirumah konglomerat. makin banyak daging halalan toyiban, segar bergizi (bantahan cantik ini) diberikan pada anjing itu setiap hari, setiap jam. Tetap saja dia menikmati nikmatnya kebebasan berguling guling dan makan kotoran (orientalisasi) nya dan kotoran – kotoran lainnya.Alloh s w t pasti benar dan pasti datang sunnahNya. Ulil tahu ilmu ini. Ulil menunggu saatnya jadi pahlawan karena dari “maaf” cacian antum ini (ulil menyebutnya demikian).
Salam dari Melbourne.sobat yang jauh di sana.
kami suka kunjunganmu, biar hati ini terobati.
kami berdoa selalu agar engkau dan istri dalam lindungan ilahi Rabbi.
ahad lalu kakak antum ikut ngaji di Buluagunng.
masalah Ulil, kita tulis bukan hanya untuk dia tapi untuk para pembaca. moga ada yang terbentengi atau tergugah dan tersadar.
ana tunggu kunjungan berikutnya
- 200 Syubhat Syiah dan Bantahannya
- Hukum mendustakan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam
- Hikmatut Tasyri’ dipelajari untuk Menguatkan Syari’at
- Kedzaliman terhadap Al-Qur’an
- Ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Qur’an
- Al Qur’an dan As Sunnah bersifat Universal dan Komprehensif
- Penolakan terhadap Prinsip-prinsip Ajaran Islam
- Memahami al-Qur’an dengan pendekatan Rasulullah
- Qath’i dan Zhanni, dalam ushul fiqh
- Menaati Hukum Alloh