EMPAT IBU KOTA MENJADI DURI DI TENGGOROKAN KEPEMIMPINAN SYIAH IRAN
Sabtu , 3 Oktober 2015
Gensyiah
: kolumnis dan analis politik Yasser
Za’atirah mengatakan
bahwa pernyataan terakhir yang dibuat oleh
para
pejabat di Teheran me
ngancam
Arab Saudi, datang setelah semua pilihan menjadi sulit di depan kepemimpinan Iran.
Dia menjelaskan melalui tweets yang diposting di akun jejaring sosial “Twitter”, bahwa semua opsi telah menjadi sulit bagi Teheran dan “empat ibu kota (Baghdad, Damaskus, Shan’a,
Beirut
)” telah menjadi duri di tenggorokan Teheran.
Komentar Za’atirah datang setelah ancaman keras komandan Garda Revolusi Iran Mohammad Ali Jafari, ter
hadap
Arab Saudi karena
tuduhan
yang dipaksakan
bahwa Saudi harus
memikul tanggung jawab terhadap para korban
tragedy
M
i
na.
Kata Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, dalam pernyataannya Sabtu lalu di sela-sela pertemuan markas maritim: Garda Revolusi Iran siap menunggu perintah menggunakan semua energinya yang tersedia untuk melaksanakan respon cepat dan keras untuk memenuhi tuntutan permintaan Pemimpin Revolusi agar rezim Saudi membayar tanggung jawabnya atas Tragedi Mina yang tragis, dan mengembalikan hak-hak jamaah yang menjadi korban .