Monthly Archives: January 2012

suriah-berdarah

Video memilukan: gerombolan alawiyyin (Syiah) membantai keluarga sunni (14 orang) di kota Himsh Suria

Video memilukan: gerombolan alawiyyin (Syiah) membantai keluarga sunni (14 orang) di kota Himsh Suria

Hati-hati jantung lemah!!!

http://303030.net/lnk/visit.php?lid=53

hanya Allah yang bisa mencukupi kita dan menolong kita dari orang-orang yang menjual agamanya dengan dunia.
Ya Allah kami berlepas diri kepada-Mu dari apa yang dilakukan oleh orang-orang bodoh. Kami tidak berdaya, kami menyerahkan urusan kami dan urusan mereka kepada-Mu aa Allah Dzat Maha pengasih dan penyayang, Ya sayyidana wailaahana ya arhamarrahimin. Ya Allah Engkau lebih sayang kepada mereka dari pada kami, Enfkau lebih mengetahui keeadaan mereka dari pada kami,  Ya Alah saudara-saudara kami di Suria mengalami penderitaan sedangka Engkau dzat maha Penyayang, kami mengangkat tagan kami kepada-Mu ya Rabb ya Sayyidana wa naashirana wa mawlana! Ya Allah tutupi kelemahan mereka, dan angkat penderitaan dari mereka. Laa hawla wala quwwata illa bik.
Ya Allah gembirakan kami dengan pertolongMu untukkaum muslimin di seluruh muka bumi ini dan senangkan hati kami dengan kemuliaan dan kemenangan kalimat serta agama-Mu atas agama-agama lain dan kalimat-kalimat lain. Ya Allah ya nashiral mukminin. (AH)

MUI-word

MUI: Umar Syihab salah

INFO PENTING!!!

Pengunjung www.gensyiah.com yang kami hormati, dan kaum muslimin ahlussunnah dimanapun yang kami cintai.

Sejak peristiwa pembakaran pesantren syiah di sampang pada tanggal 29 Desember 2011 , kemudian masalah syiah kembali mencuat dan terjadi gonjang ganjing soal syiah, lebih – lebih setelah pembesar-pembesar ormas Islam membela syiah, dan DR Umar Syihab menyatakan syiah tidak sesat dan mengatas namakan sebagai ketua MUI atau ketua Umum MUI.

Benarkah MUI menganggap syiah sebagai madzhab yang sah? Atau kelompok yang tidak sesat?

Berikut berita terbaru dari MUI pusat tentang sikap resmi MUI Pusat thd masalah syi’ah:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Dewan Pimpinan MUI Pusat hari Selasa, 9 shafar 1433 H/ 3 jan 2012 mengadakan rapat rutin. Agendanya membahas masalah syiah. Hasilnya antara lain sbb :

  1. Rapat memutuskan Umar Shihab (salah satu ketua MUI, bukan ketua umum!) bersalah karena menyatakan Syiah tidak sesat dengan mengatasnamakan institusi MUI. Yang berhak memberi statement adalah K.H. Ma’ruf Amin (selaku koordinator Ketua II MUI) atau yg ditunjuk oleh Rapim DP MUI.
  2. MUI tetap konsisten dengan Keputusan Rakernas MUI tgl 7 Maret 1984 tentang faham Syiah (yang berbeda dengan ahlussunnah dan wajib diwaspadai).

Kita berharap kepada Allah kemudian kepada para ulama dan kyai yang ada di MUI pusat untuk segera mengeluarkan fatwa tentang sesatnya syi’ah yang memang jelas-jelas sesat, meskipun kita sudah sangat bterlambat dari Negara-negara islam lainnya yang sudah mengeluarkan fatwa sesat untuk syiah. Alam kebaikan tidak ada kata terlambat, jika tidak sekarang, ya di waktu yang akan datang.

Sumber: MUI Pusat.

Abu Hamzah Malang, 25 Shafar 1433H/19 Januari 2012

 

 

 

Khusus Untuk Pemuda Syiah (bag. 8)

(189 PERTANYAAN YANG DAPAT MENUNTUN MEREKA KEPADA AGAMA NABI -Shalallahu alaihi wasalam- DAN AHLUL BAIT)
OLEH:
Sulaiman ibn Shalih al-Kharasyi
diterjemah dan disajikan oleh Abu Hamzah al-Sanuwi

 8. Al Kulaini di dalam kitab Al Kafi menyebutkan, “Bahwa para imam mengetahui kapan mereka akan mati dan bahwa mereka tidak mati kecuali karena kehendak mereka sendiri.”1 Sementara Al Majlisi di dalam kitabnya Biharul Anwar menyebutkan suatu hadits yang berbunyi, “Tidak ada seorang pun imam melainkan ia mati terbunuh atau diracun.”2

Jika seorang imam mengetahui perkara ghaib seperti disebutkan oleh Al Kulaini dan Al Hurr Al Amili, maka tentunya dia akan mengetahui makanan dan minuman apa yang akan disuguhkan kepadanya. Jika makanan tersebut diberi racun, maka dia akan mengetahui racun yang ada di dalamnya sehingga ia bisa menjauhinya. Jika dia tetap menyantapnya, berarti dia mati bunuh diri, karena dia tahu bahwa makanan tersebut diberi racun, dengan begitu berarti dia membunuh dirinya sendiri. Padahal Nabi s telah memberitahukan bahwa orang yang bunuh diri berada di neraka. Lalu apakah kelompok Syi’ah rela hal ini terjadi pada imam-imam mereka?

9. Al Hasan bin Ali d mengalah dan menyerahkan kekuasaannya kepada Muawiyah d pada saat banyak dukungan dan bala tentara berkumpul di sekelilingnya, sehingga memungkinkan bagi dirinya untuk melanjutkan peperangan. Tetapi pada sisi yang berlawanan, saudaranya Al Husain d tetap keluar dengan sedikit pasukan dan penolong untuk menghadapi Yazid, padahal pada saat itu mungkin sekali bagi dirinya untuk memilih perdamaian.

Dengan demikian, keduanya tidak lepas dari kemungkinan bahwa salah satunya berada di atas kebenaran dan yang lain berada di atas kebatilan. Karena jika pengunduran diri Al Hasan yang mermiliki kemampuan untuk melanjutkan perang itu benar, maka keluarnya Husain (untuk menjadi pemimpin) dalam keadaan tidak memiliki kekuatan padahal mungkin untuk berdamai itu adalah batil. Sebaliknya jika keluarnya Al Husain dengan kelemahan yang ada pada dirinya dianggap benar, maka pengunduran dan sikap mengalah Al Hasan dengan kekuatan yang dimilikinya adalah batil.

Pilihan ini memaksa kelompok Syi’ah pada posisi yang sangat sulit. Karena jika mereka mengatakan, bahwa keduanya berada di atas kebenaran, berarti mereka menggabungkan antara dua hal yang berlawanan, dan perkataan ini menghancurkan dasar keyakinan mereka. Dan jika mereka mengatakan pilihan Al Hasan salah, berarti mereka harus mengatakan bahwa keimaman Al-Hasan batil, sedangkan batilnya keimaman dirinya berarti pula membatalkan keimaman dan kema’shuman ayahnya, karena dia telah mewasiatkan (jabatan itu) kepadanya, seorang imam yang ma’shum tidak akan mewasiatkan kecuali kepada seorang imam yang ma’shum seperti dirinya sesuai madzhab mereka.

Jika mereka mengatakan pilihan Al Husain yang salah, berarti mereka harus mengatakan bahwa keimaman Al-Husain dan kema’shuman dirinya batal, dan batilnya keimaman dirinya berarti batal pula keimaman dan kema’shuman seluruh anak dan keturunannya, karena Al-Husain merupakan dasar (asal muasal) keimaman mereka karena dari nasabnyalah imamah itu berlangsung turun temurun. Jika asal muasalnya sudah salah (tidak benar), otomatis seluruh cabang-cabangnya juga salah.

1 Lihat: Ushulul Kafi karya Al Kulaini (1/ 258) dan kitab Al Fushul Al Muhimmah karya Al Hurr Al Amili (hal. 155).

2 (43/ 364).

a

Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana

SOLIDARITAS UNTUK AHLUSSUNNAH YAMAN”

Abu Shalih

 

 

Alhamdulillah, telah terlaksana dengan baik TABLIGH AKBAR DAN PENGGALANGAN DANA “SOLIDARITAS UNTUK AHLUSSUNNAH YAMAN” pada hari Sabtu 31 Desember sampai hari Ahad, 1 Januari 2012 di Masjid Jami’ Al-Umm Malang. Acara dihadiri sekitar 400 peserta yang berasal dari Malang dan sekitarnya seperti Kota Batu, Blitar, Kediri, Pasuruan sampai Banyuwangi. Hujan yang mengguyur Kota Malang tidak menyurutkan niat para peserta untuk menimba ilmu dan menyalurkan doa beserta dukungannya kepada saudara-saudara Ahlussunnah yang ada di medan jihad Dammaj Yaman.

Acara Tabligh Akbar dimulai pada hari Sabtu 31 Desember 2011 pukul 15.30 WIB tepat (setelah Ashar) dengan pemateri Ust. Agus Hasan Bashori Lc, M.Ag. Materi yang disampaikan pada sesi pertama adalah Grand Desain Revolusi Syiah Iran. Ust. Agus menyampaikan bukti-bukti rencana global gerakan ini dilengkapi dengan berbagai foto dan video. Sesi ini diakhiri dengan penyampaian materi tentang kekajaman dan kebiadaban Syiah di Suriah sebagai salah satu contoh dari Grand Desain Syiah. Suriah sebagai sebuah negara Islam, tetapi pemerintahannya dikuasai oleh orang-orang Syiah Nushoiriah. Negara dikendalikan oleh orang-orang yang sangat jahat terhadap ahlussunnah. Menara-menara masjid dihancurkan, umat sunni dibunuh dan dibantai di dalam masjid, mushaf-mushaf Qur’an disobek-sobek, bahkan tenaga medispun diberondong dengan senjata mesin. Beginilah kekejaman orang-orang Syiah apabila mereka telah berkuasa. Dan sebelum sholat Maghrib panitia memberikan kesempatan kepada para hadirin untuk menyalurkan bantuan dana kepada saudara kita ahlussunnah di yaman. Dan Alhamdulillah terkumpul dana sebanyak Rp 44.600.000,-.

Sesi kedua dimulai setelah sholat maghrib menyampaikan tema Ahlussunnah Di Dammaj Yaman dan Perjuangan mereka hingga kini. Daerah Dammaj terletak di sebuah lembah yang dikelilingi gunung-gunung di Propinsi Sho’dah Yaman. Propinsi ini mayoritas penduduknya adalah orang-orang syiah. Maka tatkala orang-orang Syiah ingin menghancurkan Ahlussunnah di Dammaj, mereka menutup celah gunung (memboikot) yang menjadi akses menuju Dammaj, sehingga penduduk daerah Dammaj terisolasi dari bahan pangan, minum dan obat-obatan. Tatkala upaya ini dirasa kurang efektif, maka orang-orang Syiah mulai melakukan penyerangan terbuka dengan berbagai persenjataan canggih dan alat-alat berat ke kompleks penduduk Dammaj. Peperangan terjadi bebrapa kali dan korban tewas dari orang-orang Syiah jauh lebih banyak dibandingkan dengan para mujahidin yang gugur sebagai syuhada, insyaAllah. Sesi ini ditutup dengan tanya jawab sampai sholat Isya. Dan setelah sholat Isya seluruh peserta tabligh akbar mendapat jamuan makan malam dari salah seorang jama’ah. Semoga Allah senantiasa melimpahan keberkahan kepada para muhsinin yang turut mendukung suksesnya acara ini.

Hari Ahad, 1 Januari 2012 acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemateri Ust. Abu Qotadah dari Tasikmalaya. Beliau pernah menimba ilmu syar’i di Darul Hadits Dammaj Yaman pada tahun 1996 – 2000. beliau menyampaikan materi tentang penghianatan-penghianatan syiah terhadap umat Islam baik terhadap aqidah maupun terhadap jiwa. Ajaran syiah senantiasa berusaha untuk merusak aqidah umat Islam dan apabila mereka sudah memilikii kekuatan, mereka selalu melakukan kedholiman dan penindasan terhadap jiwa umat Islam. Syiah dan Islam memiliki perbedaan dalam seluruh sumber hukum baik itu dalam Al-Qur’an, Hadits, dan Ijma’ semuanya berbeda. Pada sesi kedua acara dilanjutkan dengan teleconfrence dengan Syaikh Abdurrahman Al-rumi hafidhohullah, murid senior dari Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah yang diterjemah oleh Ust. Agus Hasan Bashori Lc.M.Ag. Syaikh Abdurrahman banyak menyampaikan berita-berita terkini dari medan jihad Dammaj Yaman. Orang-orang syiah hutsiyun yang berusaha menghancurkan Dammaj tatkala terpukul mundur oleh pasukan mujahidin mereka mengajukan permohonan damai dengan syarat akan membuka boikot bagi mereka. Maka tatkala mereka sudah merasa kuat kembali, sebagaimana biasa mereka mengkhianati perjanjian dengan kembali menyerang Dammaj. Alhamdulillah hal ini juga sudah diantisipasi oleh para mujahidin, sehingga kini mereka lebih siap dalam menghadapi peperangan baik dalam hal persediaan makanan, obat-obatan maupun persenjataan. Ditambah lagi saat ini ribuan mujahidin dari berbagai penjuru dunia sudah memasuki propinsi Sho’dah (dari daerah wailah-al-Juf yang berjarak 100 km dari sha’dah) ) merangsek menuju Dammaj. Apapun yang menghalangi mereka dapat dengan mudah mereka lewati atas pertolongan Allah . Sehingga saat ini orang-orang syiah berada dalam posisi sulit yang mana mereka menghadapi para mujahidin Dammaj yang lebih siap dari sebelumnya ditambah lagi dengan kedatangan ribuan mujahidin dari berbagai penjuru dunia sehingga mereka terjepit ditengah-tengah. Orang-orang syiah kembali mengajukan permohonan damai, tetapi kali ini para mujahidin sudah bertekad tidak ada lagi damai dengan penghianat seperti orang-orang syiah. Dan mereka juga berazam akan menghilangkan syiah dari bumi Yaman. Acara diakhiri dengan penyampain pengalaman Ust. Abu Qotadah selama belajar di darul Hadits Dammaj Yaman dan berakhir pada waktu sholat dhuhur. Panitia juga masih memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menyampaikan donasi dan dukungannya sebagai bentuk solidaritas untuk ahlussaunnah Yaman. Dan alhamdulillah kembali terkumpul dana sebanyak Rp 18.825.600,- sehingga samapai tanggal 2 Januari 2012 telah terkumpul dana sebanyak Rp 63.425.600,-. Donasi akan disalurkan melalui Ust. Abu Sa’ad Jogjakarta yang akan membawa ke Yaman, sedangkan informasi lebih lengkap bisa dilihat di www.muslim.or.id

Walhamdulillahirabbil ‘alamin.

a

SYIAH KETAKUTAN

SYIAH KETAKUTAN

Alhamdulillah

Pada acara tabligh akbar untuk solidaritas Muslim Yaman yang diadakan di masjid jami’ al-Umm –Lembaga Bina Masyarakat Malang, pada HARI AHAD 1 JANUARI 2012,  DILAKUKAN TELEKONFRENS DENGAN Syekh Abdurrahman al-Rumi (murid senior Syekh Muqbil rahimahullah yang memiliki markaz di luar Dammaj), yang dipandu oleh Ustadz Abu Qotadah dan diterjemah oleh Ustadz Abu Hamzah Agus Hasan Bashori.

Dalam keterangannya syekh mengabarkan bahwa berita terakhir adalah:

  1. Ahlussunnah yang menembus blockade dari Wailah (al-Juf) menuju Sha’dah (100 km) telah berhasil melumpuhkan syiah (khutsi dukungan Iran) dan menguasai seluruh tempat-tempat syiah hingga tinggal 10 km saja antara mereka dan Dammaj yang terisolir sejak 3 bulan lalu.
  2. Ahlussunnah, setelah dikhianati oleh syiah maka tidak lagi menerima ajakan damai yang itu hanya tipuan. Kini ahlussunnah bertekad bulat untuk membersihkan sha’dah dari syiah yang ingin mendirikan Negara sendiri.  Syiah kini hanya menunggu ajalnya. Insyaallah.

Alhamdulillah dalam acara tersebut yang digelar 2 hari itu panitia berhasil mengumpulkan donasi peduli kemanusiaan Dammaj sebesar 62 juta rupiah.

Semoga Allah swt membalas dengan sebaik-baiknya di dunia dan akhirat kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara tabligh akbar dan penggalangan dana tersebut. Semoga Allah segera  menumbangkan syiah yang kurang ajar dan hina itu. Aamiin